konna koto ii na dekitara ii na
anna yume konna yume ippai aru kedo
minna minna minna
kanaete kureru
fushigina POKKE de kanaete kureru
sora wo jiyuu ni tobitai na
(hai! takekoputaa!)
AN AN AN
tottemo daisuki
DORAEMON
shukudai touban shiken ni otsukai
anna koto konna koto taihen dakedo
minna minna minna
tasukete kureru
benrina dougu de tasukete kureru
omocha no heitai da
(sore! tototsugeki!)
AN AN AN
tottemo daisuki
DORAEMON
anna koto ii na
iketara ii na
kono kuni ano shima takusan aru kedo
minna minna minna
ikasete kureru
mirai no kikai de kanaete kureru
sekai ryokou ni ikitai na
(ufufufu... doko demo DOA!)
AN AN AN
tottemo daisuki
DORAEMON
Penjelasan:
Dengan media lagu, kita bisa menerapkan kalimat “belajar sambil bermain” pada saat kita mengajar. Belajar hanya dengan menggunakan media buku saja akan membosankan bagi siswa. Tapi dengan media lagu, bisa membuat suasana belajar menjadi menyenangkan dan tidak bosan lagi. Dengan lagu doraemon di atas, pertama-tama pengajar bisa mengajak siswa untuk bernyanyi bersama-sama. Lagunya bisa kita tulis di sebuah karton besar lalu ditempel di papan tulis, sehingga siswa dapat membaca liriknya dan bernyanyi bersama-sama.
Setelah dinyanyikan, lalu kita bisa menyuruh siswa untuk mencari partikel-partikel bahasa Jepang yang ada di dalam lagu. Setelah siswa menemukan semua partikel yang ada di dalam lagu itu, kita sebagai pengajar menerangkan fungsi dari partikel yang sudah ditemukan siswa, dan melatih siswa untuk membuat kalimat sendiri dengan partikel-partikel yang sudah ditemukan. Siswa yang bisa membuat kalimat sendiri, akan mendapatkan nilai tambahan.
Dengan begitu, suasana belajar mengajar akan terasa lebih menyenangkan.
Walaupun tidak mengandung kata yang dalam bahasa Jepang berarti “Pagi”, tapi kata inilah yang diucapkan ketika kita pertama kali bertemu seseorang suatu hari.
Untuk teman akrab atau orang yang kedudukannya di bawah kita, kita bisa mengucapkan おはよう(Ohayou).おはようございます diucapkan sejak dini hari, sampai sekitar jam 11pagi.
Namun ada orang Jepang yang mengucapkan ohayou gozaimasu jam 2siang, karena mereka baru mau mulai kuliah dan baru saja bertemu hari itu.
2. こんにちは (Konnichiwa – Selamat siang)
Konnichi berarti “Hari ini”. Konnichiwa diucapkan mulai tengah hari, sampai matahari tenggelam. Yang perlu diingat, salam seperti Ohayou gozaimasu, Konnichiwa dan Konbanwa hanya dapat kita ucapkan ke seseorang satu kali dalam sehari. Lebih dari itu, jika kita bertemu lagi dengan orang yang sama dan ingin mengucapkan salam, kita bisa pake “Doumo” sambil menganggukkan kepala sedikit.
3. こんばんは(Konbanwa – Selamat malam)
Konban berarti “malam ini”. Dengan menambahkan partikel WA di belakangnya, kata ini berubah menjadi salam, yang diucapkan pada waktu malam hari.
4.oyasuminasai
Diucapkan ketika kita berpisah dengan orang lain untuk tidur, atau… berpisah ketika sudah larut malam
5. ありがとうございます
(Arigatou gozaimasu-terima kasih)
Di ucapkan ketika orang lain telah membantu / memberikan sesuatu kepada kita.Ungkapan terima kasih ini mempunyai berbagai macam varian.
Kita bisa menambahkan kata どうも– Doumo di depannya, yang bisa diartikan “Sangat/Sekali” どうも ありがとう ございます.
Kita-pun dapat juga mengubahnya menjadi bentuk lampau, ketika bantuan / sesuatu dari orang lain telah kita terima ありがとう ございました.
Dapat juga kita pakai dengan cara memenggal, dan mengambil salah satu katanya saja どうも atau ありがとう saja, yang sudah berarti “Terimakasih” namun merupakan ungkapan tidak formal / ungkapan plain.
Di kalangan remaja, ada kata サンキュー – Sankyuu yang diserap dari kata bahasa Inggris ”Thankyou”. Bahasa Slank ini kadang ditulis dengan angka 39 (angka 3 dalam bahasa jepang dibaca “san” dan angka 9 dibaca “kyuu”)
6.おめでとうございます
(Omedetou gozaimasu – Selamat)
Biasa digabung dengan kata lain seperti :
新年おめでとうございます (Shinnenomedetou gozaimasu “Selamat tahun baru”)
Digunakan untuk meminta maaf atas kesalahan kita, atau berterima kasih ketika orang lain melakukan hal yang seharusnya tidak perlu dia lakukan untuk kita. Ada juga yang mengucapkannya dengan すいません. Bentuk biasa dari ungkapan ini adalah ごめんなさい Gomennasai, atau ごめん Gomen. Kata lain yang artinya mirip adalah しつれいします Shitsureishimasu, yang berarti “Maaf atas kelancangan saya”.
8.おさきに
(Osakini – Diucapkan ketika pergi terlebih dahulu)
Lengkapnya adalahおさきにしつれいします (Osakini shitsureishimasu). Berarti “Saya pergi duluan”. Dalam situasi di kelas misalnya, ketika kita ingin pulang terlebih dahulu, sementara teman-teman yang lain masih berada di dalam kelas, kita mengucapkan Osakini shitsureishimasu. Orang yang kita tinggalkan menjawabnya dengan おさきにどうぞ osakini douzo yang berarti “Silakan duluan”.
9.さようなら(Sayounara – Selamat Tinggal)
Merupakan ucapan ketika akan berpisah.
10.いらっしゃいませ
(Irasshaimase – Selamat datang)
Merupakan kata yang sering dipakai oleh pelayan toko untuk memberi sambutan kepada para costumer-nya. Irasshaimase hampir tidak pernah dipakai di kantor-kantor pelayanan umum, bank, kantor pos, juga oleh pribadi ketika menyambut seseorang. Ungkapan lain yang juga berarti “Selamat datang" adalah いらっしゃいIrasshai dan ようこそYoukoso.
11.いってきます(Ittekimasu – Saya berangkat)
Arti yang lebih tepat sesuai dengan asal kata-nya adalah “Saya pergi dan akan kembali lagi”. Diucapkan oleh seseorang yang akan berangkat meninggalkan suatu tempat, kemudian dia akan kembali lagi ke tempat itu. Orang Jepang mempunyai kebiasaan mengucapkan いってきます ketika mereka pergi dari rumah.
いってらっしゃい(Itte(i)rasshai – Silakan berangkat)
Merupakan jawaban dari いってきます. Bunyi “I” di tengah-tengah bisa dihilangkan. Diucapkan kepada orang yang akan pergi dari suatu tempat, dan dia akan kembali lagi (misalnya diucapkan ke anak yang akan berangkat ke sekolah)
Yang perlu diketahui adalah, dalam kehidupan sehari-hari, bisa juga kedua ungkapan di atas dibalik, seseorang yang berada di rumah lebih dulu mengucapkanいってらっしゃい dan orang yang akan pergi baru mengucapkanいってきます. Bukan sebuah contoh percakapan formal, tapi patut untuk diketahui.
12.ただいま(Tadaima – Saya kembali)
Sering juga diartikan “Saya pulang”. Diucapkan ketika kita kembali dari suatu tempat.
13.おかえりなさい
(Okaerinasai – Selamat datang kembali)
Merupakan jawaban dari Tadaima. Berasal dari kata かえり yang berarti pulang, dan なさい yang berarti silakan.
14.いただきます(Itadakimasu - Saya menerima)
Secara gramatik berarti “Saya menerima”. Ucapan “Itadakimasu” mengandung makna rasa syukur dan terima kasih kepada semua yang telah berjasa, sehingga seseorang dapat menyantap suatu makanan / kadang termasuk minuman. Dalam bahasa Indonesia (termasuk dalam Dorama dan Anime) kata “Itadakimasu” sering diartikan menjadi “Selamat makan” atau “Saya makan”.
15.ごちそうさまでした
(Gochisousama deshita – Ucapan ketika selesai makan / minum)
Kata ごちそう berarti “Hidangan yang lezat”. Gochisousama deshita diucapkan untuk berterimakasih kepada semua yang telah berjasa menyediakan makanan untuk kita. Kadang diartikan menjadi “Saya selesai makan” atau “Terimakasih atas makanannya”.
Ketika diajak pergi makan oleh orang lain, orang Jepang mempunyai kebiasaan mengucapkan gochisousama deshita berulang-ulang. Pertama ketika dia baru saja selesai makan. Kedua ketika mereka pulang dan akan berpisah kembali ke tempat tinggal masing-masing. Dan ketiga, adalah ketika mereka bertemu lagi keesokan harinya, atau beberapa hari setelah itu.
Hal tersebut adalah hal yang lazim, dan dianggap sebagai sebuah sopan santun.
Sudah daritadi aku berbaring di kasur empukku sambil melihat foto aku, maiko, sama Dira waktu kita jalan-jalan ke Dufan. ‘Duh senengnya…’ fikirku.
pertama kali aku kenal sama Dira juga, gara-gara boneka Barbie si maiko tuh. Berkat dia aku bisa kenal sama Dira, dan sekarang kita udah pacaran hampir sebulan. Duh jadi inget si maiko…lagi apa ya dia sekarang.
Kasihan juga si maiko, dulu aku pernah marah-marahin dia sampai nangis. Sekarang dia udah pulang lagi ke Jepang. Jadi kangen….
Emmmmh jadi keinget semua kejadian 2 bulan yang lalu, ketika aku marah-marahin si maiko gara-gara dia ngerusak yukata (pakaian dari jepang, mirip kimono) sama mecahin botol parfum punya aku. Dan juga ketika aku pertama kali kenal sama Dira……
Praaaaaaang………..
Nah lo,,,apa lagi nih, aduh…pasti anak itu lagi deh. Hah, udah pusing banget nih harus gimana lagi. Udah 3 hari Semenjak ada anak itu disini keadaan di rumah jadi serba kacau cau cau, rumah berantakan kaya kapal pecah, tenaga terkuras kaya yang abis lari marathon 20 kilo, eh ngga deng, berlebihan, tapi ya gitu lah, pokoknya capeee banget ngurus dia. Kalo bukan keponakan sendiri, meskipun dibayar jutaan rupiah atau jutaan yen (mata uang jepang), gak bakal mau deh…
“Mei,,coba lihat tuh suaranya dari kamar kamu…” waduh mamah bukannya lihat sendiri ke kamar aku, malah teriak-teriak gitu.
“iah mah bentar…..”
Setelah melewati beberapa anak tangga, lalu membuka pintu kamar, terlihat sesosok anak kecil berusia sekitar 5 tahun sedang mencoret- coret yukata yang besok aku mau pakai ke acara japan zuki (acara tentang semua hal berbau jepang) di kampusku dengan lipstick baru yang aku beli kemarin, ditambah pula di sebelahnya sudah tergeletak pecahan botol parfum yang aku beli dengan uang jajanku yang aku kumpulin selama 1 bulan ini…oh tidak…maiko chan…yamete!!!(berhenti!!)
“nani o shite iru no??”(sedang apa?)
“asonde iru yo” (sedang main) jawabnya sambil tak berhenti mencorat-coret yukata dan sepertinya diaga peduli sama kedatanganku.
“aaaaaaa,,,,” Aku langsung mengambil lipstik yang sedang dia genggam, mengambil yukatanya, dan akibatnya karena hasil perbuatanku itu mukanya memerah, air mata mulai keluar dari mata sipitnya, dan mulailah dia menangis…..
“Ih ngeselin banget si ni anak.”
“Mei, ada apaan sih???” mamah datang dan langsung menggendong maiko ke pangkuannya.
“mamah masih nanya ada apa? Lihat ni mah kamarku udah kaya tempat pembuangan sampah terakhir gini, gara-gara anak itu tuh, yukata aku kotor, parfum aku abis, lipstick tinggal segini, lagian si mamah mau ajah dititipin anak bandel kaya gini”
“ya..namanya juga sama cucu sendiri…..dan ini juga keponakan kamu loh mei….” Jawaban yang sangat singkat dari mamah sambil berlalu meninggalkan aku dan kamarku yang super semerawut….
“aaaa……bibi…..bersihin…..!!!!!”
Jam 07 malam Kursi Meja makan sudah diisi oleh papah, mamah, dan maiko. Biasanya 2 kursi lagi diisi sama kakak dan suaminya. Nah gara-gara mereka pergi ke Jepang ngurusin kepindahan mereka ke sana, jadi anak ini dititip disini deh. suami kakak memang orang Jepang asli, dari awal nikah mereka tinggal di Indonesia, tapi karena ada bisnis di Jepang, jadilah mereka berniat hijrah ke sana.
“obachan,,kochikochi..” (bibi, ayo ke sini) suara lucu, imut, menggemaskan menyadarkan lamunanku.
Duuuh coba kalau tiap hari dia kaya gini…memang sih si maiko itu terkadang nyebelin setengah mati, tapi terkadang juga lucu banget, baik, penurut, lembut, ngegemesin. Hah namanya juga anak kecil. Kadang gini, kadang juga gitu….Melihat kelakuannya yang lucu itu, aku jadi ga marah lagi sama dia soal kejadian tadi.
Dia tetap tersenyum sampai aku duduk di sampingnya. Yah…. kalau udah liat senyumannya yang membuat matanya sipitnya jadi tampak seperti sebuah garis, nampak luluhlah aku.
“ne,,obachan..ashita kouen e asobimashou..” (bibi, besok kita main ke taman yuk!) katanya sambil menyantap makan malamnya.
Waduh gaswat nih, besok kan aku mau pergi ke japan Zuki, udah janji dikenalin sama vokalis band lagi..duh gimana nih….
“ Mei,,besok temenin maiko ke taman ya, kasihan dia 3 hari disini cuman main di rumah aja.” kata mamah
“Tapi kan besok aku ada acara mah…”
“udah Mei,,kamu temenin ya” Kali ini papah yang membujukku.
“ah, shoganai….”(apa boleh buat)
Percuma juga besok aku datang ke japan zuki, yukatanya pasti belom kering, kan masih dicuci sama si bibi. Yaaah..sepertinya Maiko terus yang seneng, aku kapan? huh. Baru ajah si maiko nyenengin, eh udah nyusahin lagi ni anak.
‘Duuuuh apaan si ini…’ rasanya baru sebentar memejamkan mata tapi udah ada Seseorang yang membangunkan tidurku, ih si maiko ternyata. tak henti-hentinya dia menusuk-nusukan telunjuknya ke pipi aku.
‘Ternyata udah pagi,,ni anak bangun jam berapa ya,jam segini udah bangun, udah mandi, udah rapih pula.’
‘Aduuuh padahal masih ngantuk banget nih…ah ni anak nyusahin banget sih…’
Setelah mandi dan sarapan, berangkatlah aku dengan langkah lunglai menuntun si anak kecil menuju ke tempat yang dia inginkan. Benar saja, sesampainya di taman, dia langsung melepaskan tangannya dan langsung berlari-lari sambil berteriak-teriak, naik perosotan lah, maen ayunan. Lucu juga sih ngeliatnya.
Waduh gak kerasa juga nih matahari udah tinggi….tapi si maiko masih asyik maen.
Pipip pipip pipip…wah ada sms nih, dari rea
From : re@
At: 12:05
“wah gila luh ga datang, nyesel lo, gw udh knalan sama si tarou, gilee kakkoi (cakep) banget,haha”
Ih, si Rea manas-manasin.
“Maiko kaerimashou (ayo pulang)…………………………………..”
‘Hah..akhirnya sampai rumah juga…’
‘Waduuuh cape, laper, haus. Mau makan dulu trus tidur ahhhh…’
“Haduh…akhirnya kenyang juga,,,”sepiring nasi ditemani tempura (makanan gorengan udang dari jepang) buatan mamah mengisi kekosongan perutku. Akupun beranjak untuk pergi ke tempat dimana aku bisa tidur siang, ‘huah ngantuk.’
Hampir sajah aku memasuki alam tidurku, udah terdengar suara mamah yang manggil-manggil, aku kira mimpi, eh ternyata beneran, ‘aduh mamah ada apa sih….’
“Iah mah ada apa? Maiko nangis bukan karena aku loh” kataku setelah melihat maiko nangis di pangkuan mamah.
“yey, emangnya siapa yang bilang dia nangis karena kamu???boneka barbie dia hilang mei”
“bukan aku yang ngambil juga mah..”
“kamu ini,,,mamah belum selesai bicara nyerobot ajah. Tadi kan dia bawa Bonekanya ke taman, nah mungkin ketinggalan di sana. Cariin gih”
“aduuh mah,beli aja yang baru, di took-toko juga banyak. Suruh bibi beli, aku ngantuk mamah….”
“dia ga mau meii,,tadi kan mamah juga udah beliin yang baru, tetep ga mau.”
“Ia iah… mei pergi mamah, haduuuuh………….”
‘Emang tuh anak, kerjaannya nyusahin orang, bikin cape orang, orang mau tidur, ngantuk, cape, pengen istirahat, malah disuruh nyari bonekanya, lagian si kakak lama banget perginya, coba kalau gada dia, sekarang aku bisa pergi ke japan Zuki, ketemu cowok cakep, haaaaah. “Dimana sih bonekanya…aduuuh.”
15 menit aku mencari-cari boneka itu mengelilingi taman, tapi ga ketemu juga, ‘aduuuh gimana nih…’
‘Ah pulang aja ah, paling dia juga udah lupa sama bonekanya….aku berjalan sambil terus menunduk, siapa tau bonekanya ketemu.’
DUGGG ……….
“Aduhhhh,,” kepalaku terbentur dada seseorang sepertinya” aduh maap mas”. Dan Ketika ngeliat wajahnya…. Wuiih Yamapi, yah mirip banget…Wawww cakep banget nih orang. Kulitnya putih kaya warna mochi (kue dari tepung beras, warnanya putih), matanya indah, idungnya 2 kali lebih mancung dari hidungku, bibirnya seksi banget, tingginya ya tadi…tinggi aku itu Cuma sedadanya. Wawwww…..
“maap….” katanya
“ah iyah….” waduh malu-maluin nih. daritadi ngeliatin dia terus. maap yah…..’eh, apa itu? nah lo yang lagi dipegang sama dia kan boneka barbie punya si maiko.’
“oh iah ga apa-apa” katanya sambil tersenyum, dan ya ampun..betapa manisnya senyuman itu.
“emmmmh, maap lagi ya,,itu boneka yang kamu pegang punya kamu ya?”
“oh ini ya.. tadi nemu di ujung taman itu. emangnya ini punya kamu?”
“eh iah, eh bukan. Itu punya maiko, keponakan saya. Tadi pagi kita main disini.”
“oh gitu ya,,kamu baik ya,,mau nemenin anak kecil main disini, padahal jarang loh ada cewe yang kaya gitu. Biasanya pada sibuk sama urusannya sendiri..”
“oh iah, saya emang suka banget sama anak kecil”. Padahal bohong. Boro-boro seneng,,itu karena disuruh ajah sama si mamah.
“Eh iah ini bonekanya”. Oh my God, aku megang tangannya ketika ngambil boneka itu. lembut banget…yaampun..
“kenalin, aku Dira” Yampun dia mengenalkan dirinya….
“Mei ke sini mei, lihat siapa nih yang datang…” Suara mamah membangunkan aku dari lamunanku, ku letakkan lagi poto itu di tempatnya semula.
“ Iah mah,,bentar”.Kurapihkan sedikit bajuku, takut-takut Dira yang datang. Harus tampil cantik dong di hadapannya.
iiiiih,,,ternyata bukan Dira yang datang, tapi seorang anak kecil, bermata sipit, berkulit putih, dengan rambur kuncirnya, pake rok, lucu banget deh, siapa lagi kalau bukan Maiko chan.
“ih maiko chan…akupun langsung berlari memeluknya, menciumnya, dan nampaknya dia juga senang bertemu denganku lagi.”
Setelah puas memeluknya, giliran orang tuanya yang aku peluk. Tapi tiba-tiba….
Praaaang………
‘Nah lo apalagi itu???’ ”Maiko mana mah?”tanyaku.
“Tadi dia lari ke atas, dan nampaknya pergi ke kamar kamu mei.”
Kita pun langsung lari ke atas untuk melihat apa yang terjadi, takutnya maiko kenapa-napa.
Tapi Ketika pintu kamar dibuka, keadaan seperti 2 bulan yang lalu terulang lagi, kali ini dia memecahkan kotak musik pemberian Dira, dan mencorat-coret wajahnya sendiri dengan perlatan make up yang sekarang sudah bertaburan dimana-mana.
anak perempuan untuk kedua orang tua saya;
saudara perempuan untuk kakak dan adik saya;
teman perempuan untuk teman laki laki dan perempuan saya;
dan pasangan perempuan untuk pasangan laki laki saya;
^^